Tuesday, November 21, 2017

Lapis Jagung yang tertinggal

Jadi ceritanya pagi kemarin saya ke dapur dan tidak menemukan kue untuk dijual dikantor. Saya pun mengambil jagung yang udah dibersihkan di kulkas dan membuatnya menjadi bakwan jagung. saya pun berangkat ke kantor.

setelah pulang dari kantor dan ibu saya pun menanyakan
" habis lapis jagungnya,kak?"
" emang ada mamak simpan buat dijual?" sambil merengutkan wajah
" lha mamak kira kamu udah bawa?"
" gak ada dikasih tahu sama adek?" biasakan di kasih tahu,,, udah kakak buka semua tapi gak nemu
makanya gak dibawa. lagian mamak biasa telpon kalau siang nanyain habis tidaknya. makanya kirain emang gak ada disimpan. mengoceh lah ibu saya karena udah buat capek2 eh gak di bawa pula ye kan,,,,,. saya pun memasak buat makan malam. setelah itu saya merayu mamak mamak jaman now ini. akhirnya saya mengambil hati nya dengan menanyakan

" apa yang mau dibantu?" sambil senyum-senyum
" gak ada !!! jawab ibu

saya pun berinisiatif mencuci piring karena melihat banyak baskom dan perlengkapan kue yang kotor.

upss langsung di panggil,,,,

" tolong tumbukkan katu manis..... ( tadi katanya gak mau eh dipanggil juga bathin saya)

saya pun mengerjakan apa yang diperintahkan ibu,,,,,,,,

setelah selesai apa yang diperintahkan saya pun lanjut mengeloni hafizah.

intinya ya itu kurangnya komunikasi produktif yang mengakibatkan miss communication.  Dari itu mengapa pentingnya menerapkan komunikasi produktif.... hehehhe

semoga besok tidak terjadi lagi amiin,,,,  


No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Recent Posts

Nama saya Nurbaini, aktif di Blogger 2017. Ibu rumah tangga dan ranah publik. " Cita-cita tertinggi meninggal syahid di jalan Allah"

Follow Us @nurbaini29

Followers

Postingan Populer

Postingan Populer